Penurunan APBD Tak Kurangi TPP ASN Malinau ‎

Apel Gabungan Korpri.
Apel Gabungan Korpri di halaman kantor Bupati Malinau, Senin (17/11/2025).

‎Lensantara, Malinau : Pemerintah Kabupaten Malinau memastikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap aman, meski sejumlah daerah di Indonesia tengah menghadapi penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

‎Kebijakan ini ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Malinau, Ernes Silvanus, saat memimpin apel gabungan Korpri di halaman Kantor Bupati pada Senin (17/11/2025). Ernes menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan analisis menyeluruh untuk menjaga stabilitas TPP.

‎Simulasi dan perhitungan anggaran dilakukan secara rinci, termasuk meninjau belanja daerah selama lima tahun terakhir, mulai dari perjalanan dinas hingga biaya operasional kantor.

‎“TPP ini dirasakan banyak orang. Kami sudah hitung, sudah simulasikan. TPP tetap tidak berubah. Yang dilakukan hanya penyempurnaan sistem untuk mengamankan kebijakan ini,” ungkapnya.

‎Ia menyebutkan, wacana penyesuaian anggaran di daerah lain sempat memunculkan kekhawatiran terkait potensi pengurangan TPP. Namun Malinau memilih langkah antisipatif dengan mengoptimalkan efisiensi belanja tanpa menyentuh hak pegawai.

‎Menurut Ernes, pemerintah daerah sudah menyampaikan sinyal penyesuaian sistem ke masing-masing sekretaris dinas agar kebijakan ini tetap berlanjut dan terjaga hingga beberapa tahun ke depan.

‎“Kalau mau mudah, ya potong saja TPP. Tapi itu bukan pilihan kita. Harapan saya Pak Bupati menyetujui, dan kita bisa bertahan sampai 2027,” ujarnya.

‎Di Malinau, penurunan TPP pernah terjadi pada tahun 2015, ketika APBD mengalami kontraksi. Ia berharap pengalaman tersebut tidak terulang, terutama di tengah kondisi ekonomi nasional yang belum sepenuhnya stabil.

‎Ernes mengajak seluruh ASN untuk tetap mendukung langkah pemkab dalam menjaga keteraturan belanja agar kebijakan TPP bisa dipertahankan. Kebijakan ini menyangkut kesejahteraan keluarga para pegawai.

Pos terkait