Profil Pendidikan Malinau 2025, Pendidikan Tinggi Capai 15 Persen

Gedung Sekolah
Bangunan gedung sekolah sebagai ilustrasi.

Lensantara, Malinau : Badan Pusat Statistik (BPS) merilis hasil Susenas Maret 2025 yang menggambarkan profil capaian pendidikan penduduk Kabupaten Malinau.

Dalam laporan Statistik Kesejahteraan Kabupaten Malinau 2025, tercatat 15,40 persen penduduk berusia 15 tahun ke atas telah menempuh pendidikan tinggi.

‎BPS mencatat 29,58 persen penduduk menamatkan jenjang SMA/SMK sederajat, 21,39 persen berpendidikan SMP sederajat, 22,45 persen lulusan SD sederajat, sementara 11,19 persen belum memiliki ijazah.

‎Dari sisi jenis kelamin, pendidikan tinggi ditempuh oleh 15,85 persen perempuan dan 14,99 persen laki-laki. Pada kategori tidak memiliki ijazah, 13,84 persen perempuan, dan laki-laki 8,82 persen.

‎Rilis data ini juga menampilkan kemampuan literasi masyarakat. Sebanyak 96,39 persen penduduk usia 15 tahun ke atas telah mampu membaca dan menulis huruf Latin, dengan rincian perempuan 95,19 persen dan laki-laki 97,47 persen.

Bacaan Lainnya

Sementara kemampuan membaca huruf selain Latin tercatat sebesar 14,52 persen, dengan perempuan 15,71 persen dan laki-laki 13,45 persen.

‎Untuk kelompok usia 5 tahun ke atas, 27,60 persen penduduk tercatat masih bersekolah, 67,87 persen tidak bersekolah lagi, dan 4,53 persen belum pernah bersekolah.

Persentase perempuan yang masih bersekolah mencapai 28,17 persen dan laki-laki 27,08 persen. ‎Faktor ekonomi juga berpengaruh terhadap partisipasi sekolah.

Pada kelompok 40 persen penduduk dengan pengeluaran terbawah, penduduk yang tidak bersekolah lagi mencapai 61,22 persen, sedangkan pada kelompok 20 persen pengeluaran tertinggi mencapai 87,70 persen.

‎Pada kelompok usia 7–23 tahun, persentase penduduk yang masih bersekolah mencapai 77,78 persen, sementara 21,36 persen tidak bersekolah lagi. Persentase perempuan tercatat 81,29 persen, sedangkan laki-laki 74,66 persen.

‎BPS menyampaikan bahwa data ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam merencanakan penguatan layanan pendidikan, pemerataan akses sekolah, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Malinau.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *