Lensantara.com, Malinau – Kebakaran hebat yang diduga dipicu korsleting listrik menghanguskan tujuh bangunan di Desa Respen Tubu, Kecamatan Malinau Utara, Minggu sore (25/1/2026). Enam rumah warga dan satu toko dilaporkan ludes terbakar.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Satpol PP dan Damkar Malinau, Rury Ahmad Sururie mengatakan, sementara penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih dalam proses pendalaman.
“Menurut Ketua RT nya, api pertama kali muncul dari salah satu rumah warga. Dalam waktu singkat api membesar dan menjalar ke bangunan lain,” kata Rury saat dikonfirmasi usai pemadaman.
Api diperkirakan mulai terlihat sekitar pukul 16.40 WITA di kawasan permukiman RT 06. Kepadatan bangunan membuat kobaran api cepat merambat ke rumah-rumah lain di sekitarnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, kebakaran ini sempat memicu kepanikan warga sekitar. Enam rumah warga hangus terbakar beserta isinya.
Selain itu, satu bangunan usaha berupa toko pakaian yang juga menjual sembako serta perlengkapan apotek turut dilalap api, sehingga menimbulkan kerugian material cukup besar.
Api kini telah berhasil dipadamkan petugas yang tiba di lokasi sekitar 10 menit setelah laporan diterima. Penanganan kebakaran sempat terkendala akses jalan yang sempit karena lokasi berada di dalam gang permukiman.
Di samping itu, banyaknya warga yang menonton juga turut menghambat pergerakan armada pemadam kebakaran.






