Anggaran SOA Malinau 2026 Turun Drastis Jadi Rp52 Miliar

Pesawat perintis Susi Air saat bersiap melayani penumpang di apron Bandara RA Bessing, Malinau.
Pesawat perintis Susi Air saat bersiap melayani penumpang di apron Bandara RA Bessing, Malinau.Foto : Lensantara.com

Lensantara.com, Malinau – Pemerintah Kabupaten Malinau mengalokasikan anggaran sebesar Rp52.656.668.000 untuk program Subsidi Ongkos Angkut (SOA) pada tahun anggaran 2026.

Jumlah ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan pagu anggaran tahun 2025 yang mencapai angka Rp72,2 miliar.

Bacaan Lainnya

Komitmen Pelayanan di Tengah Penyesuaian

Meskipun terjadi penyusutan anggaran pada seluruh moda transportasi (udara, sungai, dan darat), Pemerintah Daerah memastikan akses bagi masyarakat pedalaman dan perbatasan tetap menjadi prioritas.

Wakil Bupati Malinau, Jakaria, menegaskan bahwa SOA adalah instrumen krusial untuk memutus keterisolasian wilayah.

“Kita tetap melaksanakan program ini meskipun ada penyesuaian anggaran. Subsidi ongkos angkut ini penting untuk membantu masyarakat pedalaman dan perbatasan,” tegas Jakaria usai peluncuran SOA Udara di Bandara RA Bessing, Jumat (20/02/26).

Rincian Alokasi Per Moda Transportasi

Kepala Bagian Ekonomi Setda Malinau, Erly Sumiati, memaparkan rincian penurunan pagu anggaran yang menyentuh seluruh komponen subsidi tahun ini:

  • Subsidi Udara: Dialokasikan sebesar Rp40 miliar, turun dari sebelumnya Rp48,2 miliar.
  • Subsidi Sungai: Dialokasikan sebesar Rp10.006.668.000, turun drastis dari sebelumnya Rp20,7 miliar.
  • Subsidi Darat: Dialokasikan sebesar Rp2.400.000.000, turun dari sebelumnya Rp2,9 miliar.
  • Subsidi Damri: Mendapatkan alokasi sebesar Rp250.000.000.

Menjaga Konektivitas Wilayah

Penyesuaian pagu ini dilakukan sebagai bentuk sinkronisasi dengan kondisi fiskal daerah saat ini. Namun, Erly memastikan bahwa pelaksanaan teknis di lapangan akan tetap berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun.

“Kalau untuk pagu anggaran memang ada penurunan. Namun, penyesuaian dilakukan pada seluruh komponen subsidi tahun ini agar tetap berjalan,” jelas Erly.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *