Lensantara.com, Malinau – Peristiwa banjir yang melanda wilayah Kecamatan Malinau Kota dalam sepekan terakhir memakan korban jiwa. Dua warga, yakni seorang pria dewasa dan satu balita, dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam dalam dua insiden terpisah pada Rabu (25/2/26) dan Kamis (26/2/26).
Kronologi Penemuan Jasad Kristian Hebert
Korban terbaru, Kristian Hebert (40), ditemukan meninggal dunia di dasar luapan Sungai Sesayap, tepatnya di area kebun pisang yang terendam banjir di daerah Ujang-Ujang Desa Pelita Kanaan. Korban sebelumnya dilaporkan hilang saat memasang pukat pada Rabu sore.
- Rabu, 17.00 WITA: Saksi mata terakhir kali melihat korban sedang memasang pukat di lokasi.
- Kamis, 10.00 WITA: Saksi hanya menemukan perahu dan pukat korban di lokasi semula, namun korban tidak ada.
- Kamis Siang: Setelah pencarian selama satu jam oleh warga, jasad korban ditemukan di dasar air yang merendam area perkebunan.
“Kalau dilihat, memang ada hubungannya dengan banjir dan tingginya air. Dia memasang pukat di daratan yang ditanami pohon pisang, tetapi karena air sungai naik, lokasi itu ikut terendam,” ujar Kapolsek Malinau Kota, IPDA Santun Siboro, Jumat (27/2/26).
Balita Dua Tahun Tewas di Genangan Banjir
Sebelum insiden Kristian, seorang balita berinisial DM (2) meninggal dunia setelah tenggelam di RT 12 Desa Seluwing pada Rabu sore. Saat kejadian, ketinggian air di sekitar rumah korban mencapai 1,5 meter.
- Lokasi: Sudut belakang rumah korban.
- Kondisi: Korban ditemukan lemas dengan posisi kaki di atas.
- Penanganan: Sempat dilarikan ke RSUD Malinau, namun dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.16 WITA.
- Hasil Visum: Tidak ditemukan tanda kekerasan; murni musibah tenggelam.
Imbauan Keamanan dari Kepolisian
Kapolsek Malinau Kota, IPDA Santun Siboro, meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra selama debit air masih tinggi di wilayah Malinau.
“Mohon para orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak, perhatikan lansia, dan amankan barang berharga. Jika ada kondisi darurat, segera informasikan agar bisa segera ditangani,” pungkasnya.






