Lensantara.com, Malinau – Suasana dini hari di kawasan Pelita Kanaan, Kecamatan Malinau Kota mendadak panik setelah api melahap sebuah toko mebel, Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 02.10 WITA. Bangunan yang sebagian besar berbahan kayu membuat api cepat membesar.
Toko yang terbakar diketahui milik Heryyani Karani (48), berlokasi di RT 12 Desa Pelita, tepat di depan Hotel Grace. Saat kejadian, pemilik bersama sembilan anggota keluarga berada di dalam rumah.
Menurut Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Damkar Malinau, Rury Ahmad Sururie, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di bagian belakang bangunan. “Percikan api muncul saat pemilik mengecek instalasi listrik dan langsung merambat ke dinding serta peralatan mebel,” ucap Rury.
Warga yang melihat kobaran api segera melaporkan kejadian tersebut ke posko pemadam kebakaran. “Langsung kami respon dengan mengirim anggota menuju lokasi,” ujarnya.
Sebanyak 17 personel dikerahkan menggunakan tiga unit mobil pemadam dan satu unit mobil rescue. Tim tiba beberapa menit setelah laporan diterima dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 02.45 WITA setelah proses pemadaman berlangsung kurang lebih 35 menit. Sejumlah peralatan mebel, termasuk sekitar 10 unit lemari dan perlengkapan kerja, dilaporkan hangus terbakar.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Meski demikian, kebakaran sempat menimbulkan kepanikan warga di sekitar lokasi.
Rury meminta masyarakat lebih waspada akan potensi kebakaran yang disebabkan hubungan arus pendek listrik. “Mengingat sebagian besar kebakaran di Malinau penyebabnya itu korsleting listrik, kami himbau masyarakat untuk lakukan perawatan berkala,” pungkas Rury.






