SPPG Muhammadiyah Salurkan MBG Perdana di SMPN 2 Malinau

‎Lensantara, Malinau : Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Muhammadiyah, perdana, menyalurkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 2 Malinau pada Senin (24/11/2025). MBG menyasar 427 siswa penerima manfaat.

‎Launching MBG, menandai implementasi awal program nasional tersebut di sekolah ini. Kegiatan launching MBG dihadiri Sekretaris Daerah Malinau, Ernes Silvanus.

‎Ernes mengapresiasi langkah ini, sekaligus menyampaikan beberapa masukan supaya menjadi bahan evaluasi agar MBG berjalan efisien. Menurutnya, pembagian makanan perlu menyesuaikan durasi waktu istirahat siswa.

‎“Kita berharap setiap waktu ini dilakukan evaluasi. Jangan sampai waktu tunggu terlalu lama, karena anak-anak hanya punya waktu istirahat 30 menit, jadi seluruh proses harus selesai dalam 30 menit,” ujarnya.

‎Ernes juga meminta pihak sekolah dan petugas SPPG Muhammadiyah untuk menegaskan kembali kebiasaan membawa perlengkapan makan dan air minum dari rumah. Hal ini m penting untuk menjaga ketertiban, kebersihan, serta kelancaran penyaluran MBG.

‎“Adik-adik ini harus terus diingatkan membawa sendok, perlengkapan makan, juga air minum dari rumah. Ini penting untuk mendukung kenyamanan dan kebersihan,” tambahnya.

‎Dalam pelaksanaan perdana ini, Sekda Malinau juga memberi penekanan khusus pada penggunaan bahan pangan lokal sebagai komponen menu MBG. “Bagaimana nanti dapur SPPG ini bisa memanfaatkan bahan lokal,” tegasnya.

‎Ia menilai dapur pengolahan SPPG Muhammadiyah memiliki potensi besar untuk menyerap hasil pertanian daerah. “Mulai dari sayuran, buah-buahan, beras, hingga sumber protein, seperti daging atau telur, ini harus kita dorong supaya ekonomi lokal juga bergerak,” imbuh Ernes.

‎Ia juga mengimbau agar setiap kendala teknis dalam proses penyediaan dan distribusi MBG tidak langsung disebarkan melalui media sosial sebelum ada upaya koordinasi internal. Menurutnya, jalur komunikasi antarunit pelaksana perlu dimaksimalkan.

‎“Kalau ada yang kurang baik, segera koordinasikan, jangan langsung diposting, karena itu tidak menyelesaikan masalah. Yang penting bagaimana masalah bisa diselesaikan dengan baik,” tutupnya.

‎Pemerintah Kabupaten Malinau berharap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SMPN 2 dan sekolah lain dapat terus meningkat kualitasnya. Evaluasi berkelanjutan dinilai menjadi kunci agar seluruh siswa menerima makanan bergizi yang aman.

Pos terkait