Lensantara.com, Malinau – Sebuah rumah milik anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) di RT 003 Desa Sempayang, Kecamatan Malinau Barat, ludes terbakar pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 20.30 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena seluruh penghuni rumah sedang tidak berada di lokasi saat kejadian.
Kapolsek Malinau Barat, Iptu Jowes Royen Chalvian, mengatakan rumah yang terbakar merupakan milik Alfantoni Wesli (43), anggota Satpol-PP Kabupaten Malinau. Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah sedang melaksanakan dinas malam, sedangkan anggota keluarga lainnya berada di luar kota.
“Kebakaran pertama kali diketahui oleh salah seorang warga yang sedang melintas di depan rumah korban. Saksi melihat kepulan asap dan api yang keluar dari bagian tengah rumah,” ujarnya saat dikonfirmasi media ini, Rabu (17/6/2026).
Menyadari terjadi kebakaran, saksi pun segera meminta bantuan warga sekitar dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Warga kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil berusaha menghubungi pemilik rumah.
Namun, bangunan yang sebagian besar berbahan kayu membuat api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bagian rumah beserta isinya. Pada saat kejadian, cuaca di wilayah tersebut dilaporkan hujan deras disertai petir.
Sementara itu, Kasi Pencegahan dan Pengendalian Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau, Rury Ahmad Sururie, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 20.45 WITA. Puluhan personel Damkar pun diterjunkan ke lokasi.
“Petugas berangkat menuju lokasi pada pukul 20.48 WITA dan tiba di lokasi pukul 20.59 WITA. Saat tiba, api sudah melahap sebagian besar bangunan rumah,” kata Rury.
Petugas kemudian melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang masih menyala maupun potensi kebakaran kembali. “Kami kengerahkan unit tembak dari Sektor Kota, Barat, dan Utara, mobil rescue, mobil komando, serta mobil suplai sektor induk,” terang Rury.
Berdasarkan keterangan sementara warga, dugaan awal sumber api berasal dari bagian belakang rumah. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
Akibat kebakaran tersebut, satu unit rumah beserta seluruh harta benda di dalamnya hangus terbakar. Kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.
