Lensantara.com, Malinau – Sebuah perahu ketinting yang membawa tim tenaga kesehatan (nakes) UPTD Puskesmas Long Alango karam di giram Lutung, Desa Long Uli, Kecamatan Bahau Hulu.
Insiden yang terjadi pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 16.00 WITA ini nyaris memakan korban jiwa saat tim sedang menjalankan misi pelayanan kesehatan jemput bola ke wilayah pedalaman.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula saat tim kesehatan berangkat dari Desa Long Tebulo menuju Desa Long Uli untuk melanjutkan program Integrasi Layanan Primer.
Saat melintasi giram Lutung, mesin satu PK yang digunakan mati mendadak. Kondisi sungai yang sedang banjir dan berarus deras membuat perahu kehilangan kendali hingga akhirnya karam.
“Mesinnya mati sehingga tidak bisa dikendalikan. Kebetulan air sungai sedang naik dan arusnya deras, jadi perahu akhirnya karam,” ujar Kepala UPTD Puskesmas Long Alango, Elias Sarunan pada media ini, Sabtu (7/3/2026).
Evakuasi dan Keselamatan Penumpang
Terdapat tiga orang di dalam perahu yang karam tersebut, terdiri dari dua nakes (satu pegawai P3K dan satu staf Tata Usaha) serta seorang motoris. Beruntung, meski salah satu korban perempuan tidak bisa berenang, ia berhasil selamat berkat penggunaan pelampung.
- Kondisi Korban: Semua penumpang selamat setelah berhasil berenang ke tepian, meski mengalami trauma ringan.
- Tim Lainnya: Seorang dokter program Nusantara Sehat yang ikut dalam rombongan dipastikan aman karena berada di perahu yang berbeda. Total ada empat perahu yang dikerahkan dalam misi pelayanan ini.
Kerugian Materil
Meskipun tidak ada korban jiwa, arus sungai yang kuat menghanyutkan sejumlah aset dan perlengkapan tim. Namun, Elias memastikan agenda pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan sesuai jadwal.
- Barang Hilang: Satu unit mesin perahu, pakaian, dan perbekalan makanan hilang terbawa arus.
- Logistik Medis: Obat-obatan dan peralatan medis dilaporkan aman karena diangkut menggunakan perahu lain yang tidak karam.
- Status Pelayanan: Tim tetap melanjutkan perjalanan ke Desa Long Uli untuk melaksanakan penimbangan balita dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga.
Tantangan Pelayanan di Pelosok
Insiden ini menegaskan tingginya risiko yang dihadapi nakes di Malinau demi menjangkau warga di pelosok. Elias menekankan bahwa meski medan berat dan cuaca tidak menentu, kewajiban memberikan layanan pengobatan dan Posyandu harus tetap dilaksanakan sesuai program pemerintah.






