Rumah Walet di Malinau Hulu Ludes Terbakar

Proses pemadaman kebakaran oleh petugas Damkar Malinau dalam insiden kebakaran rumah walet di Malinau Hulu.
Proses pemadaman kebakaran oleh petugas Damkar Malinau dalam insiden kebakaran rumah walet di Malinau Hulu, Jumat (24/7/2026) malam.FOTO: DAMKAR

Lensantara.com, Malinau – Kepanikan sempat melanda warga Gang Cendana, RT 06, Desa Malinau Hulu, Kecamatan Malinau Kota setelah kobaran api melahap bangunan sarang burung walet, Jumat (24/7/2026) malam. Petir yang menyambar saat hujan deras diduga menjadi penyebab kebakaran tersebut.

Lokasi kejadian berada di tengah permukiman padat, membuat warga sekitar was-was api merembet ke rumah-rumah mereka. Bangunan tiga lantai berukuran 4 x 6 meter itu terletak persis di belakang salah satu rumah warga.

Bacaan Lainnya

Menurut catatan petugas, api mula-mula tampak dari bagian atap bangunan sekitar pukul 22.20 Wita. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau menerima laporan resmi dari warga pada pukul 22:23 WITA.

Tiga sektor pemadam kebakaran, yakni Sektor Induk, Sektor Utara, dan Sektor Barat, langsung diterjunkan ke lokasi. Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malinau, Rury Ahmad Sururie, menyebut unit pertama sampai di lokasi berselang tiga menit kemudian.

“Petugas yang tiba langsung bergerak memadamkan api sembari melakukan penyekatan di sekeliling bangunan. Langkah ini diambil untuk mencegah api meluas ke pemukiman warga yang berjarak cukup dekat dari titik kebakaran,” kata Rury.

Cuaca hujan deras dan akses lokasi yang sempit sempat menyulitkan proses evakuasi dan pemadaman. Kendati demikian, petugas berhasil menjinakkan api sebelum merambat lebih jauh.

Soal penyebab pasti kebakaran, Rury mengatakan pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang. “Penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang. Kejadiannya saat hujan disertai petir semalam,” ujarnya.

Tidak ditemukan korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Kerugian material hanya terbatas pada satu unit bangunan kayu sarang burung walet yang rusak akibat kebakaran.

Menyusul kejadian ini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau mengingatkan warga agar lebih waspada saat cuaca ekstrem disertai petir. Pelaporan cepat dari masyarakat dinilai penting agar potensi kebakaran dapat ditangani sebelum meluas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *