Lensantara.com, Malinau – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di RT 07, Desa Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang, pada Senin dini hari (20/7/2026) pukul 23.45 WIT. Insiden ini menghanguskan empat rumah warga hingga rata dengan tanah.
Titik api diduga berasal dari bagian belakang rumah milik Nerlison, salah satu korban, di mana kobaran api yang mulai membesar di dinding belakang rumah tersebut pertama kali disadari oleh anak korban.
Kasi Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Malinau, Rury Ahmad Sururie, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
“Saat kejadian, Bapak Nerlison berada di loteng rumahnya dan sempat mendengar suara ledakan sebelum api semakin membesar,” ungkap Rury.
Tidak terdapat korban meninggal maupun luka berat dalam insiden ini, namun satu warga alami luka ringan. Sementara semua harga benda para korban tak terselamatkan.
Laporan diterima petugas pada pukul 23.57 WITA. Personel dari Pos Mentarang, Pos Barat, dan Pos Induk sebanyak 30 anggota dikerahkan bersama satu unit mobil rescue, satu mobil komando, tiga mobil tembak, satu mobil supply, dan dua mesin portable.
Rury menambahkan, besarnya kobaran api saat petugas tiba menjadi tantangan dalam proses pemadaman. “Api sudah membesar saat kami tiba di lokasi, sehingga penyekatan dilakukan secara maksimal agar tidak menjalar ke bangunan lain,” katanya.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di permukiman padat penduduk.
Berikut rincian bangunan yang terdampak kebakaran:
Rumah yang terbakar habis:
- Rumah Nerlison, dihuni enam jiwa.
- Rumah Yonatan, dihuni enam jiwa.
- Rumah Yagung, dihuni enam jiwa.
- Rumah Bapak Daniel, dihuni tiga jiwa.
Dapur yang mengalami kerusakan:
- Dapur Bapak Welson, rusak akibat pembongkaran dinding seng untuk mencegah api menjalar.
- Dapur Bapak Lemius, rusak akibat upaya penahanan rambatan api dari lokasi utama.






