‎Irau Malinau 2026 Libatkan 190 UMKM Terverifikasi Saget

Kepala Disperindagkop dan UMKM Malinau, Sergius, memberikan arahan terhadap para pelaku usaha di arena PLB, Jumat (16/10/2026) menjelang pembukaan Festival Irau Malinau 2026.
Kepala Disperindagkop dan UMKM Malinau, Sergius, memberikan arahan terhadap para pelaku usaha di arena PLB, Jumat (16/10/2026) menjelang pembukaan Festival Irau Malinau 2026. FOTO: DISPERINDAG

LENSANTARA.COM, Malinau – Sebanyak 190 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan ambil bagian dalam perhelatan Irau dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Malinau. Seluruh peserta telah melalui proses verifikasi tim dan terdaftar dalam aplikasi SAGET (Smart Government) Pemerintah Kabupaten Malinau.
‎
‎Berdasarkan data Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Malinau, rinciannya terdiri atas sebanyak 134 usaha kuliner label halal, delapan usaha kuliner nonhalal, 18 pelaku usaha kerajinan dan batik, 16 usaha permainan, tujuh kafe, serta tujuh usaha fashion.
‎
‎Kepala Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Malinau, Sergius, S.Hut., M.M., mengatakan, keberagaman sektor tersebut memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk menampilkan produk dan layanan mereka kepada masyarakat selama berlangsungnya pesta budaya tahunan di Kabupaten Malinau.
‎
‎Para pelaku usaha juga telah diberi bimbingan teknis menjelang pelaksanaan Irau yang diagendakan berlangsung pada 20-26 Oktober 2026, dengan harapan seluruh peserta memahami persiapan dan ketentuan teknis yang harus dipenuhi selama kegiatan berlangsung.
‎
‎”Sejumlah hal yang menjadi perhatian meliputi kesiapan produk unggulan, kualitas dan kebersihan produk, penataan tempat usaha, serta pelayanan kepada masyarakat dan pengunjung. Kita sudah berikan bimtek hari ini,” ungkap Sergius di arena PLB (Badan Liu Burung), Jumat (16/10/2026).
‎
‎Ia menegaskan, kesiapan setiap peserta menjadi salah satu hal penting untuk mendukung kelancaran kegiatan. Kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama juga diperlukan agar pelaksanaan Irau berjalan tertib dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
‎
‎Selain menjadi bagian dari kemeriahan perayaan daerah, keterlibatan ratusan UMKM tersebut diharapkan membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, menjangkau konsumen baru, dan memperluas pemasaran.
‎
‎Irau merupakan salah satu perhelatan budaya yang menjadi identitas Kabupaten Malinau. Jika sebelumnya digelar setiap dua tahun sekali, penyelenggaraannya kini diagendakan setiap tahun setelah masuk dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.
‎
‎Bagi 190 UMKM yang telah lolos verifikasi, momentum ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan kualitas produk sekaligus memperkuat keberadaan usaha lokal di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat dan kunjungan selama perhelatan berlangsung.
‎
‎Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Malinau berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal sehingga keikutsertaan mereka turut mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan pengembangan UMKM di Kabupaten Malinau.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *